
BEKASI — Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab persoalan lingkungan melalui kegiatan besar bertajuk Perkemahan Wirakarya Cabang (PWC) 2026. Kegiatan yang digagas oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi melalui Dewan Kerja Cabang (DKC) ini akan digelar selama empat hari, pada 25–28 Juni 2026, di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Kecamatan Bojongmangu.
Mengusung tema:
“Merintis Bakti, Mengukir Karya, Mewujudkan Pramuka Penegak Pandega yang Berdaya untuk Kelestarian Bumi.”
PWC 2026 tidak sekadar menjadi ajang perkemahan biasa. Kegiatan ini hadir sebagai bentuk aksi nyata Pramuka Penegak dan Pandega dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan yang kian mengkhawatirkan, mulai dari persoalan sampah, pencemaran sungai, hingga banjir yang rutin melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi.
Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Bekasi, Muhamad Maman, mengatakan bahwa tema yang diangkat tahun ini lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda Pramuka.
“Kabupaten Bekasi saat ini tidak lepas dari berbagai persoalan lingkungan. Mulai dari sampah, pencemaran sungai, hingga banjir yang terus terjadi. Kami ingin Pramuka hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi menjadi bagian dari solusi,” ujar Maman.
Menurutnya, melalui PWC 2026, Pramuka harus mampu menunjukkan peran dan kebermanfaatannya secara langsung di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi pengingat sekaligus panggilan bagi seluruh Pramuka Penegak dan Pandega di Kabupaten Bekasi agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Kami ingin keberadaan Pramuka benar-benar dirasakan manfaat dan dampak positifnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta yang berasal dari kalangan Pramuka Penegak dan Pandega usia 16–25 tahun se-Kabupaten Bekasi akan diterjunkan dalam berbagai kegiatan bakti fisik maupun nonfisik. Mulai dari aksi peduli lingkungan, edukasi masyarakat, penghijauan, hingga program sosial kemasyarakatan yang berorientasi pada pelestarian alam dan pengabdian kepada masyarakat.
PWC 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum lahirnya generasi muda Pramuka yang lebih peduli, tangguh, dan mampu menjadi pelopor perubahan bagi lingkungan yang lebih baik.
Dengan semangat gotong royong dan pengabdian, Pramuka Kabupaten Bekasi siap membuktikan bahwa gerakan kepanduan tetap relevan dan hadir di tengah tantangan zaman, terutama dalam menjaga bumi untuk masa depan yang lebih lestari.
Admin Haruto Maulana

